:: Selamat datang di rumah sakit dr. suyoto pusrehab kemhan. Kami melayani anda dengan sepenuh hati ::
Home HOME ARTIKEL Mengatasi Masalah Sendi dengan Terapi ESWT
Mengatasi Masalah Sendi dengan Terapi ESWT PDF Cetak E-mail
Jumat, 12 Maret 2010 07:00

ESWT (Extracorporeal Shock Waves Therapy) merupakan alat terapi terbaru yang dimiliki oleh Poliklinik Rehabilitasi Medik RS. Dr. Suyoto Bintaro Jakarta Selatan, Terapi non invasif ini (tidak memerlukan pembedahan) menggunakan ‘shock wave’ (gelombang kejut) yang dipancarkan dari luar tubuh (extra corporeal) untuk mengatasi rasa nyeri atau peradangan sekitar persendian seperti pada bahu, siku, tangan, punggung dan

pinggang (back pain), lutut, pergelangan kaki dan tumit. Rasa nyeri tersebut dapat disebabkan oleh karena pengapuran di sekitar sendi dan peradangan jaringan pengikat antara otot dan tulang (tendonitis). ESWT juga dapat mengatasi pasca patah tulang yang penyembuhannya lambat (delayed union).

Shock wave pada ESWT berhasil menekan stimulasi saraf yang membawa signal nyeri sehingga dapat berkurang. Mampu meningkatkan aliran darah ke persendian dan mengurangi peradangan. Selain itu berfungsi menipiskan pengapuran yang menyebabkan rasa nyeri. Pada tulang dapat terjadu proses osteogenesis sehingga mencegah perlambatan penyembuhan tulang (delayed union).

Pada aplikasinya, pasien akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu pada titik-titik sendi yang nyeri oleh Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Rehabilitasi (SpRM). Terapi ini dimulai dengan intensitas paling rendah dan meningkat bertahap sampai tahapan yang ditargetkan.

Waktu terapi hanya sekitar 15-30 menit. Jumlah nergi tergantung pada berat ringannya penyakit pasien serta lokasi dari nyeri. Rata-rata membutuhkan satu sampai lima kali terapi dengan interval satu minggu sekali dengan hasil yang signifikan.

Dengan ESWT pasien tidak perlu rawat inap. Setelah terapi, pasien akan merasa lebih baik dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa. Terapi ini beresiko rendah dan tidak ada efek samping. Rasa nyeri yang terjadi pada saat terapi biasanya masih dapat ditolerir.

Terapi dengan ESWT tidak boleh dilakukan pada pasien yang menderita infeksi, tumor atau kanker pada daerah yang nyeri, pada pasien ibu hamil, mempunyai masalah pada sirkulasi atau perdarahan serta kerusakan saraf karena diabetes.


Oleh : dr. Hendro Rahaswanto, SpRM

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 15 Maret 2010 10:40
 

Comments  

 
0 # rojikin 2010-08-31 17:48
Selamat sore
Dok kalau unuk terapi kaki patah dan mengalami pemendekan bisa nggak yah??
Terima kasih
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Google
Web www.suyotohospital.com

ONLINE

Kami memiliki 2 tamu online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini48
mod_vvisit_counterKemarin38
mod_vvisit_counterMinggu ini392
mod_vvisit_counterBulan ini257
mod_vvisit_counterSemua7438

Untuk mendapat akses penuh dari website kami. Anda harus registrasi akun anda..
RUMAH SAKIT Dr. SUYOTO
SELAMAT DATANG DI RUMAH SAKIT Dr. SUYOTO PUSREHAB KEMHAN